Selasa, 28 April 2015

Haruskah Aku?

PELAJARAN!

Assalamualaikum Wr. Wb

Banyak sekali masa menuju ke dewasa saat aku lalui beranjak menginjak masa SMA, masa dimana awalnya aku kira akan sulit menghadapinya. Selama setahun kurang ini aku menjalani masa ini, banyak rintangan juga cobaan yang aku lalui, berawal dari teman, pelajaran, guru, kakak-kakak kelas juga masalah percintaan. Di SMA ini banyak hal yang harus aku jadikan pelajaran juga apa yang harus aku tinggalkan hal buruk yang pernah ada. Terutama saat ada masalah dengan teman, berantem itu yang paling aku tidak suka, namun untuk saat ini aku ingin mengalah saja daripada menyababkan pertengkaran yang akan merusak pertemanan ini, bukannya aku takut saat berdebat atau istilahnya mententeng, nukan begitu juga bukan karena aku takut menatap matanya tapi aku hanya ingin mengalah untuk saat ini juga aku tak ingin menimbulkan masalah hanya karena egoku yang belum aku kontrol. Ini masalah pertemananku saat di SMA, sekarang aku alhamdulillah bisa memperbaiki pertemanan ini menjadi lebih baik :) Masalah pelajaran UH, UTS, US juga Tugas aaah itu aku takut sekali jika nilai jeblok, jujur kelemahanku ada di pelajaran Bahasa Inggris namun aku berusaha mencintai pelajaran tersebut dengan bimbel di guru sekolah sendiri, tapi dengan aku berusaha juga berdoa aku ingin bisa. Karena Bahasa Inggris juga penting untuk masuk perguruan tinggi, apalagi perguruan tinggi favorit juga banyak peminatnya, waaah itu yang sulit bertemu dengan teman teman dari sekolah yang berbeda. Guru masalah dengan guru pernah, ya hampir kelasku banyak yang tahu kalau kelas paling ramai juga paling bandel, tapi di sisi lain salah seorang guru juga mengambil sisi positifnya, hehe :D Guru yang paling aku suka dan tak membosankan ada sih, tapi juga ada yang membosankan kadang, ya terutama di mapel Matematika Wajib pengen fokus ke mapel itu tapi untuk Matematika Peminatan jangan tanya sudah aku masih belajar dan belum bisa, untuk mapel Fisika suka sih sebenarnya juga pengen sekali mendapat nilai bagus juga ilmu yang bermanfaat tapi yang jujur mendapatkannya, Biologi aku enggak suka hafalan sebenarnya tapi kalo dilihat-lihat menarik juga belajar biologi, paling gak suka pas mapel Biologi banyak hafalan nama latin, fungsinya juga bagian-bagiannya waah itu sangat ya seperti anda tahu lah, untuk mapel Kimia ya menarik juga gurunya juga menyenangkan kalo diterangkan sih enak, kalo belum paham pas gurunya nerangkan cepet itu enggak suka deh, kalo ngasih soal ulangan harian guru kimia pokoknya paling top deh ya kasih jempol dongs (y) haha. Itu sih aku pengen mendapatkan nilai yang bagus di mapel itu ya setidaknya tidak ada yang dibawah KKM. Hm untuk kakak kelas di masa SMA ya pernah sekedar secret admirer sama kakak kelas 12 itu pun hanya sekejap, juga sama kakak kelas 11 ada sih lumayan apalagi sama kakak soo ha kw tapi ya gantengan yang kw daripada yang aslinya, hehe. Iya sih sekarang secret admirer sama kakak soo ha tapi itu hanya untuk candaan bersama teman juga sahabat, kakak soo ha bukan ku jadikan cintaku yang sudah sekian-sekian. Bertemu dengan kakak soo ha bener ketawa terus menerus tapi hati tak pernah ndredeg saat ketemu dengannya ya karena aku tak punya rasa dengannya. Lain pada masa percintaan di SMA ya begitu sakit sih, sehingga aku yang dulu berapa bulan sudah tidak dapat menangisi seorang laki-laki tapi pada saat SMA kenapa harus menangisinya, tapi sekarang aku sudah tersadak kenapa harus menangis toh dia, ah sudah anggap tak ada juga tak kenal juga tak perlu mengingat hal tersebut. Iya banyak sekali yang aku alami saat SMA teman, pelajaran, guru juga masalah percintaan banyak sekali pengalaman yang harus dijadikan pelajaran juga saat masa senang masa sedih, ya penuh warna-warni. Untuk saat ini diambil hikmahnya sudah, untuk saat ini semangat meraih masa depan dengan usaha juga berdoa. Bismillah semangat dwi^^

Kamis, 23 April 2015

HANYA DENGAN WAKTU SEDIKIT BISA MEMUTUSKAN PERSAHABATAN!

Assalamualikum Wr. Wb.


Ketika sebuah pertemanan yang sudah terjalin hampir 9 tahun dan ketika dekat juga hampir 6 tahun, ketika itu juga teman yang sduah kita anggap sebagai sahabat yang paling dekat namun pada jenyataannya ketika sudah beranjak menjadi dewasa mereka pun berpisah dan tidak ada yang sama sekolahnya. Namun ketika itu juga sebuah persahabatan sebuah cobaan menguji keeratan hubungan mereka, tetapi apa yang terjadi salah satu dari mereka entah itu benar atau tidak ataukah hanya aku yang berpikiran seperti itu, ketika hubungan tak lagi erat salah dari seorang sahabat hanya memikirkan egonya sendiri. Aku pun tak tahu, aku terus bertanya-tanya apa aku dan sahabat baikku yang meninggalkan dia ataukah dia yang menjauh dari kita? Itu pertanyaan yang selalu muncul, tetapi padngka kenyataannya dia kurang berinteraksi dengan kita hingga akhirnya dia memilih ingin menjalankan itu sendiri. Canggung rasanya ketika bertemu. Namun aku paling tidak suka dengan sikapnya yaitu, kenapa dia yang sudah aku kenal hampir lebih dari 9 tahun menyindir sahabatnya sendiri, ketika melewati suka duka bersama saat masa SD juga SMP, entah aku berpikir seperti itu. Aku bukannya melupakan dia atau karena aku sudah mendapat teman-teman baru, tetapi aku tidak pernah berpikir seperti itu. Sahabat tetaplah sahabat mereka yang tidak pernah membongkar rahasia sahabatnya sendiri maupun membongkar aib sahabatnya, mereka yang selalu tertawa menjalin kebersamaan bersama mengerti satu sama lain. Entah ketika sudah dewasa hubungan persahabatan menjadi renggang, aku pun terus berpikir begitu, maunya bagaimana? Memang kita selalu berbeda pendapat namun kamu hanya ingin mempertahakan mendapatmu sendiri sehingga kamu canggung ketika berhadapan dengan sahabatmu sendiri. Kamu ataukah aku dan sahabat-sahabat kita yang menjauh? Aku hanya ingin persahabatan ini tak lagi renggang, aku bukannya menyalahkanmu namun aku sudah intropeksi diri, ngaca? Adakah yang salah denganku. Kamu boleh menyindirku di sosmed, berarti aku pun tahu sifatmu yang sebenarnya selama tumbuh menjadi dewasa seperti sekarang. Aku tak ingin memulai pertengkaran denganmu aku hanya tidak suka orang yang selalu menyindir seseorang yang tidak tahu apa kesalahannya di sosmed. Iya mungkin kamu langsung bicara di depanku saja aku tak apa kok, aku hanya diam disini mengamatimu apa yang akan kamu lakukakan selanjutnya ketika kamu belum merasa puas dengan apa yang kamu inginkan. Semakin kamu mengikuti ambisimu yang tinggi pada saat itu juga orang yang ada di sekitarmu semakin benci dengan apa yang kamu perbuat selama itu juga, aku hanya mengingatkanmu. Ini blog curahan hatiku, ini hakku memosting ini, silahkan jika kamu mengestlak ataupun juga membaca. Aku bukannya merasa sedih atau apa aku kecewa rasa benci yang tidak ingin aku tumbuhkan ternyata semakin lama kyaknya akan semakin tumbuh, maaf. Jika suatu saat aku semakin membencimu dengan tingkah lakumu yang semakin menjadi-jadi. Jika kamu ingin terus seperti itu silahkan, maaf aku tak bisa menahan egomu, itupun kamu harus menahan dirimu sendiri.